Menu Close

Harga Vaksin Mandiri Segera Ditetapkan, Prioritas Industri Padat Karya

Maka itu, vaksinasi gotong royong tidak akan dilaksanakan di fasilitas kesehatan milik pemerintah. Pelaku usaha menyambut positif harga vaksin gotong royong sebesar Rp500 ribu per dosis. Vaksinasi gotong royong atau mandiri merupakan inisiatif dari pelaku usaha untuk memberikan vaksinasi pada karyawannya secara gratis.

Program vaksinasi mandiri kata Bamsoet, tidak boleh menambah beban masyarakat. Masyarakat mempertanyakan berapa besaran vaksin jika bisa dilakukan secara mandiri. KOMPAS.com – Di media sosial Facebook, beredar informasi dengan klaim daftar harga pelayanan vaksin mandiri Covid-19 di Rumah Sakit Pelni. “Antara Rp500 ribu-Rp1 juta,” ujarnya lewat pesan singkat, Senin, 1 Maret 2021. Rosan menyebut ada empat produsen yang akan memasok vaksin untuk program vaksinasi mandiri. Mereka adalah vaksin Covid-19 dari produsen Sinopharm, Moderna, Sputnik, dan Johnson & Johnson.

Program Vaksinasi Gotong Royong juga disebut akan menggunakan vaksin jenis Cansino sebanyak 5 juta dosis. Airlangga menyebut, program vaksinasi gotong-royong akan dilakukan berbasis zonasi prioritas. “Jenis industrinya yang diutamakan padat karya,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu. “Nanti Kementerian Kesehatan akan menerbitkan Permenkes terkait harga vaksin gotong-royong,” ujar Airlangga dalam konferensi pers daring, Senin, 3 Mei 2021. Bambang Heriyanto, Juru Bicara Vaksinasi Bio Farma mengatakan, saat ini pihaknya tengah menjajaki pengadaan vaksin dengan Sinopharm dan Moderna. “Sehingga pemerintah belum bisa menentukan harga batas atas dan bawah dari vaksin tersebut,” katanya.

Mengakhiri pro kontra tersebut, Menteri Kesehatan Budi Gunawan Sadikin, menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Aturan itu merevisi Permenkes RI Nomor 84 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19 atau corona. Sebelumnya, Juru bicara untuk Vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmizi membuka peluang untuk mengatur batas maksimal harga vaksin corona.

Dengan harga yang mahal, vaksin hanya akan dimanfaatkan oleh masyarakat yang kaya,” ujarnya. Menurut Budi, jika Bio Farma dan produsen vaksin sudah sepakat dengan harga yang diajukan, maka pemerintah akan menetapkan besaran harga batas atas dan bawah vaksin mandiri tersebut. “Kalau sudah diajukan kami akan melihat dan menentukan harganya berapa,” kata dia. “Memang pernah kita usulkan agar biaya jangan terlalu mahal harus terjangkau dan sesuai daya beli/kemampuan dunia usaha di kisaran Rp250 ribu-Rp500 ribu. Dengan harga yang ditetapkan pemerintah ini menurut hemat kami sudah perfect,” katanya.

Harga vaksin mandiri

Apindo sendiri bakal menyampaikan permintaan setengah harga, atau setidaknya diturunkan. Karena banyak biaya lain yang dianggap sudah menjadi beban, seperti halnya tarif tol dan sejumlah biaya tambahan lainnya. Kedua, pasal 1 ayat 5 Permenkes itu menyebut, pendanaan vaksinasi korona atau COVID-19 ditanggung atau dibebankan pada badan hukum/badan usaha. Khusus untuk Vaksin Gotong Royong, spesifikasi produk dan harga menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah. Meski begitu, sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa vaksin Moderna mampu melawan virus corona varian baru yang diidentifikasi di Inggris (B.1.1.7) dan yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan (B.1.351).

Suara.com – Kementerian Kesehatan menegaskan penerima vaksin mandiri atau vaksin gotong royong tidak akan dibebani biaya alias free of charge, pembayaran wajib ditanggung oleh perusahaan. Asosiasi Pengusaha Indonesia Kota Makassar meminta keringanan harga vaksin mandiri. JAKARTA, AYOCIREBON.COM — Kementerian Kesehatan menegaskan penerima vaksin mandiri atau vaksin gotong royong tidak akan dibebani biaya alias free of charge, pembayaran wajib ditanggung oleh perusahaan. Kali ini harga vaksin yang pertama digunakan yakni vaksin Sinopharm telah terungkap.

Menteri Kesehatan Budi Gunawan Sadikin mengatakan saat ini pemerintah masih belum menetapkan harga vaksin mandiri atau gotong royong Covid-19 karena Bio Farma belum menemukan produsen yang sesuai. Dijelaskan juga, tarif maksimal pelayanan vaksinasi merupakan batas tertinggi atau tarif per dosis untuk pelayanan vaksinasi gotong royong yang dilakukan faskes milik swasta. SURYA.co.id | JAKARTA – Alasan Industri padat karya jadi prioritas pemerintah dalam pelaksanaan vaksinasi gotong royong. Sebab, industri padat karya menyerap lebih banyak tenaga kerja dibanding industri padat modal. Dia menjelaskan perusahaan yang bergerak di hulu memutuskan mendaftar program vaksinasi gotong royong karena industri ini bersifat padat modal, padat karya, dan perlu bekerja 24 jam non stop. Sejumlah asosiasi perusahaan swasta yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri Indonesia selaku inisiator program mengatakan siap membayar harga vaksin gotong royong hingga Rp1 juta per orang.